Pernah makan Serabi Notosuman? Jika belum pernah, sempatkan anda pergi ke kota Solo. Tepatnya di Jalan Notosuman ada kedai kecil yang membuat dan menjual Serabi Notosuman. Saya yang orang asli Solo, mengetahui Serabi ini baru saja. Yang biasa saya beli itu serabi yang ada di pinggir-pinggir jalan Slamet Riyadi. Saya mengetahui Serabi Notosuman setelah nonton acara Kecap Bango dan wisata Kuliner yang dibawakan Pak Bondan.
Setelah makan serabi Notosuman, saya langsung bisa membedakan dengan serabi yang ada dipinggir jalan Slamet Riyadi. Serabi Notosuman lebih enak. Rasanya ada manis dan gurih. Rasa santanya begitu mengena. Pokoknya dijamin enak deh…
Serabi ini juga bisa dibawa sebagai oleh-oleh. Serabi ini bisa tahan sampai 24 jam dalan kondisi suhu yang agak dingin. Kedai ini buka dari mulai shubuh sampe jam 9 malam dan hari minggu libur. Karena sangat larisnya, anda kalau beli sebaiknya pesan dulu dan pengambilanya harus tepat waktu. Jika anda mengambilnya lewat dari kesepakatan, anda akan kecewa. Serabi yang anda pesan akan dijual ke orang lain. Sampai saat ini, harga Serabi Notosuman Rp. 12.000 per kardus yang isinya 10.
Makanan khas Solo Serabi Notosuman ini dibuat sejak tahun 1920 an. Benar-benar sudah lama sekali tapi anehnya tidak basi meskipun sudah puluhan tahun. Menurut yang punya, Presiden Pertama RI Sukarno sering pesan Serabi ini.
Anda penasaran dengan makanan ini? SIlahkan anda mencobanya. Semoga anda puas….


