Metamorfosis seorang mu’min

Puasanya Kupu-Kupu

Gambar diatas adalah sebuah proses metamorfosis se ekor kupu-kupu. Dimulai dengan Seokor ulat yang suka makan daun-daunan berubah menjadi kepompong. Dalam kepompong itu, ulat sedang berpuasa selama kurun waktu tertentu. Setelah waktunya tiba, kepompong itu berubah dari yang mulanya se ekor ulat menjadi se ekor kupu-kupu yang nan indah. Dari yang awalnya makan dedaunan berubah menjadi penghisap madu dari bunga-bunga yang indah.

Momen Ramadhan 1428 H ini adalah sebuah moment yang amat mulia bagi seorang mu’min untuk melakukan sebuah proses metamorfosis seperti kupu-kupu itu.

Dalam Qur’an Surah 2:183 yang bunyinya “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa”. Seruan Allah ini diwajibkan khusus bagi orang yang beriman saja.

Para ulama rahimahullah telah mejelaskan apa yang dimaksud dengan taqwa. Di antaranya, Imam Ar-Raghib Al-Asfahani mendenifisikan : Taqwa yaitu menjaga jiwa dari perbuatan yang membuatnya berdosa, dan itu dengan meninggalkan apa yang dilarang, dan menjadi sempurna dengan meninggalkan sebagian yang dihalalkan.

Karena itu siapa yang tidak menjaga dirinya dari perbuatan dosa, berarti dia bukanlah orang yang bertaqwa. Maka orang yang melihat dengan kedua matanya apa yang diharamkan Allah, atau mendengarkan dengan kedua telinganya apa yang dimurkai Allah, atau mengambil dengan kedua tangannya apa yang tidak diridhai Allah, atau berjalan ke tempat yang dikutuk Allah, berarti ia tidak menjaga dirinya dari dosa.

Firman Allah dalam [At-Thalaq : 2-3] “Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka.” Berarti, taqwa adalah pintu rizki.

Mari kita memanfaatkan momen Ramadhan yang mulia ini dengan banyak beramal, Mudah-mudahan kita akan dimudahkan rizki, dimuliakan derajat kita, dan dimudahkan segala usrusan kita oleh Allah sebagaimana apa yang telah dilakukan oleh kupu-kupu. Amiin

Comments (2) »

Launching Windows Vista

Hari ahad tgl 11 April kemaren, saya ikutan Launching windows Vista di Jakarta Convention Center ( JCC ). Awalnya acara itu diselenggarakan bulan Februari, tetapi karena ada suatu hal maka baru terlaksana ahad kemaren.

Topik-topik yang diselenggarakan bagus-bagus. Tetapi karena paralel, saya tidak mungkin ikuti semua. Akhirnya saya lebih memilih sesi untuk office 2007 for developer. Karena pada sesi itu ada presentasi tentang SharePoint. Saya lebih memilih sesi itu karena paling relevan dengan professi saya sekarang. Ya … sekedar nambah pengetahuan :D

Banyak sekali perubahan perubahan mendasar dari Office 2007 bila dibandingkan dengan versi sebelumnya. Versi ini system kerjanya terpusat di server, menggunakan services. Modul-modul DM, KM, CRM maupun Workflow nya terintegrasi. Untuk CRM, aksesnya pake Microsoft Outlook. Pokoknya bagus banget deh…

Comments (2) »

Curhatan Roda Dua kepada Roda Empat

Bapak2, ibu2 yth, Sebelumnya saya mohon maaf bila tulisan berikut kurang

berkenan. Kami hanyalah ingin meminta maaf kepada bapak & ibu pengguna roda

empat mengenai perilaku kami di jalan raya. Sungguh, kami tidak memiliki

maksud untuk 'mengganggu' kenyamanan anda. Bila kami terlihat suka nyerobot

kekanan atau kekiri, itu hanyalah karena kami merasa kepanasan. Ini tentunya

akibat jaket, helm, sarung tangan, masker, yang kami gunakan di siang

bolong. Tentunya rasa kepanasan ini tidak anda rasakan, karena dinginnya

hembusan AC yang keluar dari kisi kisi dashboard mobil anda. Sedangkan kami

hanya mengandalkan kisi kisi ujung jaket, ataupun bagian bawah helm, he he

he.

Bila anda melihat kami mendaki trotoar, ataupun mengambil jalur kanan yang

berlawanan, itupun bukan karena kami sok jago. Tapi kami hanya mencari

alternatif jalur, sebab seluruh badan jalan tertutup oleh MPV ataupun SUV

bapak & ibu. Rasanya kami nggak kuat jika harus menunggu dibelakang knalpot

anda, yg belum tentu bebas emisi (maaf ya).

Belum lagi kami takut di PHK, hanya karena telat masuk kerja. Tentunya

khusus hal ini, sebagian dari anda tidak perlu absen kan?, kalo masuk kerja?

Sebab kalo sebagian besar dari kami, ... minimal dipotong uang transport,

hiks!! Belum lagi, kami suka malu bila harus melewati resepsionis nan cantik

yang menutup hidung kecil mereka, karena mereka mencium aroma knalpot dan

'bau matahari' dari jaket lusuh kami. Walau deodorant 5 ribuan telah kami

semprot, tentu tidak sebanding dg parfum mobil anda yg 50 ribuan plus

sejuknya AC mobil anda.

Kami sadar kok, kami jg suka keterlaluan. Tapi kami juga gak pernah

memprotes roda empat. Kami cukup tau diri kok, dengan pajak yg super murah

kami, sehingga kami harus rela mengalah bila berbicara tentang parkir.

Kami cukup puas dengan areal 150 x 50 cm sebagai tempat parkir kami. Tentu

berbeda dengan areal parkir bapak-ibu. Memang sih, tarif parkirnya aja beda.

Hmmm, kami juga gak pernah protes kok, terhadap roda empat yang telah oleh

pemerintah di-anak emaskan. Jalan tol trilyunan rupiah telah dibangun,

diatas gusuran tanah dan rumah kami. Kami harus putar otak mencari tempat

tinggal bagi anak dan keluarga, hanya demi bapak-ibu bisa cepat sampai

tamasya ke ancol ataupun taman safari.

Ngomong2 tentang tamasya. Memang sih, mungkin anda sering melihat kami

berboncengan 3 atau 4 dengan putra putri kami pergi ke dufan. Tapi kami gak

yakin, apakah anda melihat kami, memijit tangan, kaki dan bahu mereka yang

kecil ditempat parkir. Ini karena cara duduk mereka yg sedikit berakrobat di

atas motor kami. Tentunya berbeda dengan lucunya putra-putri anda yang asyik

bermain game di dalam mobil, atau tidur pulas di jok belakang.

Kami juga gak keki kok, dengan senyum kecil bapak-ibu, bila melihat kami

panik saat hujan turun. Dimana kami harus buru-buru, loncat dari motor, buka

jok motor, copot sepatu, dan mengenakan jas hujan. Terkadang kami

membayangkan, bila kami ada di posisi anda. Mau gerimis kek, mau hujan gede

kek, bodo' amat, cukup putar tuas kecil disamping stir, maka wiper kaca akan

bekerja lembut membersihkan air di kaca depan & belakang. Aaaah enaknyaa di

mobil.

Kami juga gak protes kok, bila mungkin bapak-ibu yang terbiasa

menginstruksikan lembur kepada kami. kami cukup mengerti bila anda tidak

pernah membayangkan, betapa dinginnya pulang kerja di malam hari dengan

motor. Kami cuma berharap, bahwa petuah orang tua, yang mengatakan, kalo

kena angin malam bisa kena paru-paru basah, adalah isapan jempol semata.

Amit-amiiiit...!

Kami juga gak protes kok, bila jari jemari anda menjentikkan abu rokoknya

lewat jendela, sehingga mengenai jaket kami. Ataupun celana kami harus

'menerima' sampah, yang anda buang lewat jendela. Mungkin kami dengan jaket

hitamnya, tampak seperti tong sampah kali yeee. Hi hi hi. Mohon maaf juga

bila, kami harus terlihat melotot di depan anda. Hmm sungguh, itu gak

sengaja kok, . Sebab selama naik motor, mata kami harus dipicingkan agar

tidak kena debu. Naaah begitu berhenti, secara refleks mata kami terbuka

lebar, seperti melotot, he he he.Maaf ya pak-bu. Peace !!!

Memang siiih, kami sering bikin masalah di jalan raya, tapi setidaknya, kaum

kami belum pernah punya kesempatan bikin masalah buat negara ini.

(Jadi gak enak nerusinnya)

Memang siiih, rata rata dari kami tidak berpendidikan. Walau beberapa rekan

kami masih setia berprofesi pengojek untuk mengantar kaum berpendidikan nan

terhormat ke tujuan, bila mereka diburu waktu atau hampir terlambat.

Memang siih, rata-rata dari kami gak memiliki tata krama. Karena kami gak

punya cukup uang untuk belajar di tempat kursus kepribadian ataupun

pelatihan image development. (SD aja DO ? hiks!). Tapi setidaknya, kami

cukup tau diri kok, untuk tetap menganggukan kepala kepada bapak-ibu duluan

plus senyum manis, bila kami bertemu anda di koridor kantor.

Ataupun menjauh dari bapak-ibu yang sedang bercengkrama di lobi menunggu

lift, karena celana dan sepatu kami tampak kotor terciprat air jalanan

akibat sedan mewah anda menyalip kami.

Namun kami cukup terhibur kok, bila kami dapat mendengar sayup sayup lagu

kesukaan kami, saat kita bersanding manis di lampu merah. Hilang rasa penat

bahu dan pinggang kami, bila dentuman sound system anda membagi lagunya

lewat kisi kisi jendela. He he he, pernah gak anda melihat kami juga

terkadang mengangguk-anggukan kepala mengikuti lagu anda, walo cuma 10-20

detik. Jadi malu......

Namun kami cukup terhibur kok, dengan sigapnya pak presiden menaiki motor

roda dua untuk meresmikan balapan mobil, hiks. Walau kami tau persis, itu

hanya gara gara terlalu banyak roda empat yang membuat jalan tol menjadi

padat. Sehingga pihak protokoler takut pak Presiden datang telat. Padahal

mesin dan knalpot mobil balap dari negara asing, udah gak sabar buat

melesat, hanya untuk bisa dibilang sebagai yang tercepat, dan rebutan trophy

segede knalpot motor untuk mereka angkat. What an ironic.....

Namun, kami cukup terhibur juga kok, dengan iklan di TV. Dimana banyak artis

nan ganteng dan cantik, artis senior maupun junior, politikus, budayawan,

berebut mengiklankan motor untuk kami. Walau kami tau persis, gak mungkin

mereka pergi shooting atau menghadiri gala dinner dengan motor bebek. Sebab

kami tau persis, mereka gak pernah direpotkan oleh naik dan turun dari

mobil, karena supir nan setia, membukakan pintu belakang bagi mereka.

Yaahhh, kami gak bermaksud membela diri siih. Kami cuma mau sharing aja kok,

kepada anda pengendara mobil roda empat, bahwa rasa sebel, muak, benci anda

terhadap kami, sudah kami bayar kok dengan kondisi di atas.

Tuhan Maha Adil kan?

 

Comments (4) »